Ini Tanggapan PDIP Kalau Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2019

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Jakarta – Pemilu Presiden 2019 masih tiga tahun lagi. Partai Gerindra telah dikabarkan akan kembali mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, kembali maju. Langkah ini mendapat kritik. Mereka dinilai tidak mampu menerapkan regenerasi.

Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengklaim mengapresiasi rencana Partai Gerindda. Tetapi, Eva mengatakan semestinya ada regenerasi kepemimpinan nasional untuk bersaing di Pilpres 2019 nanti.

“Pasti kita menghormati pilihan itu, otoritas penuh di Gerindra. Meski menurut saya tahun 2019 adalah sepatutnya pergantian generasi kepemimpinan nasional,”ucap Eva.

Dia berharap partainya bakal melanjutkan strategi dengan mengusung kader-kader muda untuk menjadi presiden. Cara itu sudah terbukti dengan kemenangan Joko Widodo ketika Pilpres 2014 lalu.

“Saya berharap PDI Perjuangan bakal melanjutkan mengusung yang muda-muda untuk 2016, terbukti mengusung Joko Widodo direspon bagus oleh masyarakat. Partai Golkar juga nampaknya sepemikiran dengan mendukung Jokowi,”jelasnya.

Apabila PDI Perjuangan kembali menjagokan Jokowi dan bersaing secara head to head, Eva mengaku presentase kekalahan Prabowo akan kian besar. Hal itu terlihat dari hasil survei kepuasan publik dari kinerja Jokowi dan JK saat ini mencapai 61 persen.

“Kalau melawan Jokowi, gap kekalahan kian lebar kalau untuk kepuasan rakyat bisa dipertahankan setinggi saat ini 61 persen,”ngaku Eva.

PDI Perjuangan, sambungnya, sejauh ini sama sekali belum memikirkan proyeksi untuk memenangkan Pilpres. Karena, PDI Perjuangan masih fokus mengawal pemerintahan Jokowi sampai habis masa jabatan. “Belu, fokus pada kesuksesan Jokowi,”tutupnya

COMMENTS

Leave a Comment